Aku mampu melupakanmu dengan cara tidak mengingatmu…tapi bila tiap hari kita harus bertemu, bagaimana caraku melupakan sakitnya??
Aku tertawa saat kau mengajakku bercanda, setelah itu, HANYA DIAM. Masih juga kau tanyakan mengapa?? Mengertikah kau bahwa aku tak mengerti harus bagaimana, seperti apa, dan sebagai siapa aku bersikap.
Ternyata luka ini masih basah, dan hari ini pertama kalinya aku ingin menangis setelah hari itu…hari dimana kita bertemu kembali…
Ya, aku menginginkanmu, hari ini dan nanti. Tidak kah kau menyadarinya??
Posted by wahyu nurudin on 22 Desember 2009 at 07:58
ketika kau ku add ke facebookmu, kau tidak menerima juga menolakku
hanya berbekal foto aku mengingatmu
————-
atau ketika ku melupakanmu
pertanda-tanda itu masih tertancap dalam ROM ku
tolong tegaskan pilihanmu
Posted by sebutsajabunga on 28 Desember 2009 at 09:41
Maaf,,,facebook mu yang mana ya?? Memang ada beberapa hari lalu minta konfirm temen, gag saya konfirm karna gag tau siapa…
Posted by wahyu nurudin on 25 Januari 2010 at 20:32
kayaknya aku pernah baca tyulisan ini di film atau novel lain. kamu tahu nggak?
Posted by sebutsajabunga on 28 Januari 2010 at 19:16
wahh saya belum nulis novel nya tuh….hehehe….ngga tau mas, apa ya?